Semakin dewasa seseorang semakin sadar ia akan betapa beratnya tantangan yang dihadapi dalam perjalanan hidup ini. tapi perlukah kita mundur?
Tidak, adalah sebuah jawaban yang terbaik, karena kita telah seringkali tertimpa apa yang harus menimpa kita, telah terbentur apa yang harus membentur kita, tertindas apa yang harus menindas kita, telah terhimpit apa yang harus menghimpit kita, dan lain sebagainya akan tetapi kita masih tetap bisa berdiri tegar hingga detik ini. ini adalah suatu bukti bahwa Allah telah mempersiapkan sebaik mungkin kondisi fisik dan kejiwaan kita untuk mampu bertahan dan bangkit dari hal-hal yang bersifat ujian dan cobaan dalam hidup ini.
Bangun dan berlarilah, bangkit dan meloncatlah untuk segera mencapai apa yang harus kita capai, jangan pernah terjebak dengan perasaan berat, lelah, galau, dan lain-lain. sebab berhentinya kita pada sebuah rasa yang negatif berarti telah mengubur diri kita sendiri.
Kemarin kita tersenyum bahagia, tertawa gembira karena telah terlepas dari segala dosa dan kesalahan antara sesama setelah kita bermaafan. dari rasa bahagia inilah biasanya gairah untuk berbuat menjadi meluap-luap, dan saat inilah waktu yang terbaik untuk mencapai sesuatu yang lebih baik dari hari kemarin. demikianlah….
Langkah perjalanan kita
Oktober 12, 2008 oleh swayya

Asslm…
Salam Jihad..
Jika swtu saat,
entah nanti
besok
atau kapan
kita tak bernafas lagi..
sesuatu yg paling indah
yang pernah kita lakukan
di dunia ini
adalah…
perjuangan untuk Islam…
salam ukhuwah..^_^